Engkau Peneduh

Foto: @alf_mna
Peneduh...

Tak kumuh juga rusuh
.
Ia datang dengan penuh ikhlas memberi rasa teduh... Agar sejenak kita menyeka peluh
.
Membuang jauh keluh... Beralih dari hati yang keruh untuk bersyukur dengan menyeluruh
.
.
.
.
.
Sebuah lirihku tentang bagaimana bagian dari alam tetap tabah mengayomi di tengah timbal balik yang tak adil didapatnya.
Tentang rasa yang banyak dimaknai salah kata oleh orang yang meremehkannya.
Soal cinta yang diberi tanpa pamrih ikhlas sepenuhnya walau takdir berkata berbeda atasnya.
Antara kisah pilu yang dihadapkan padanya seringkali membuat resahnya justru kembali pada sang empunya.
Ini lirih singkatku atasmu... Yang terus bertumbuh walau sulit untuk bisa berkembang.
Cintaku, milikmu.

Komentar

Postingan Populer