Kuliah Luring Bikin Kampus Pusing? - Editorial
Pemerintah mengeluarkan izin kuliah tatap muka dengan mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 4 dan Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Semester Genap Tahun Ajaran 2020/ 2021, melalui Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri. Unnes pun turut menyiapkan untuk mitigasi pelaksanaan kuliah luring ini setelah dipelopori Universitas Sebelas Maret (UNS).
Perkuliahan luring rencananya akan dilaksanakan dengan sistem blended learning. Artinya perkuliahan akan dilaksanakan secara separuh luring-separuh daring. Singkatnya, sisa mata kuliah yang sudah dikurangi MKU MKDK 50 persen luring-50 persen daring. Nah, yang luring itu pun masih bisa dengan sistem blended learning. Kemudian ada lagi pembagian kuliah bisa melaksanakan hybrid. Hybrid itu separuh di kelas, separuh di tempat masing-masing, tapi bisa mengikuti interaksi, Terdengar menarik namun di satu sisi pun sangat kompleks.
Reporter
Express melakukan survei yang hasilnya kesiapan mahasiswa dalam menghadapi
rencana kuliah luring sebesar 55 persen--dari total 102 mahasiswa yang menjadi
narasumber. Mayoritas mahasiswa sangat setuju dengan adanya program tersebut.
Mereka merasa sudah bosan belajar dan beraktivitas di dalam rumah. Di samping mahasiswa
membutuhkan kesempatan diskusi lebih banyak di ruang kelas, serta bereksplorasi
di lingkungan kampus. Sedangkan minoritas mahasiswa yang kurang setuju,
beranggapan jika perkuliahan luring akan menambah kasus covid-19. Rasanya pihak
kampus akan pusing untuk memutuskan bagaiman kejelasan uliah tatap muka ini.
Kendala
dari mulai pengurangan jumlah rombel kelas menjadi setengah dari yang
sebelumnya, keresahan mahasiswa kuliah luring saat kondisi masih pandemi,
hingga rumitnya system pelaksanaannya itu seolah memberi peringatan kepada
kampus untuk benar pasang ancang-ancang. Terlebih perkuliahan tatap muka bisa
saja akan membuat klaster baru penyebaran covid-19.
Tautan untuk unduh PDF Express
https://linikampus.com/2021/06/11/buletin-express-edisi-8-tahun-2021/
Komentar
Posting Komentar